“Dulu saya bekerja sebagai buruh bangunan serabutan karena panggilan pekerjaan yang tidak menentu, saat itu datanglah Pak Munawir selaku relawan Rumah Zakat yang menawarkan program ternak Kambing, sayapun mau dan saya di bantu bibit indukan sebagai modal awal dalam usaha ternak kambing saya. Ujar Nahar”
Selama empat tahun, Bapak Nahar dengan tekun mengembangkan ternak kambing tersebut. Kini, kambingnya telah berkembang biak menjadi 60 ekor, dan ia dapat menjual anakan kambing hampir setiap bulan. Penghasilan dari penjualan kambing membuat ekonomi keluarga Bapak Nahar lebih stabil. Selain itu, ia juga memanfaatkan kotoran kambing sebagai pupuk kandang yang dijualnya sebagai produk tambahan.





