Menariknya, Bapak Nahar selalu berinovasi dalam menjaga ketahanan pakan ternak, terutama saat musim kemarau. Ia memanfaatkan limbah yang dianggap tidak bernilai oleh sebagian orang, seperti kulit kacang hijau, yang diolahnya menjadi pakan kambing. Dengan cara ini, kebutuhan pakan kambingnya tetap terpenuhi sepanjang tahun.
Bapak Nahar sangat bersyukur dengan adanya Program Ternak Kambing dari Rumah Zakat, yang telah mengubah hidupnya dari seorang buruh harian menjadi seorang pengusaha ternak yang produktif dan mandiri.





