Editor 13 Maret 2025

Sejak perlawanan terhadap Rezim Bashar Al Assad berlangsung di Suriah, etnik Kurdi mengambil kesempatan mendirikan pemerintahan otonom di utara dan timur Suriah. Keududukan mereka menjadi kuat karena didukung Amerika Serikat dengan dalih memerangi ISIS di Suriah. Mereka kemudian banyak mengendalikan ladang-ladang minyak di utara dan timur di negara tersebut.

Walau didukung Amerika, pemerintahan demokratik yang dipimpin Mazloum mendapat tantangan keras dari tetanggnya, Turki. Negara itu menilai Demokratik Kurdi Suriah menampung pemberontak PKK yang selama ini bercita-cita mendirikan negara Sosialis Kurdi di Turki.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*