Selain gurauan masyarakat yang terkesan ‘garing’ tersebut, peristiwa sosial juga banyak ditulis Bunda Rahmi dalam buku ini. Seperti fenomena PHK besar-besaran, jumlah pengangguran dimana-mana, hingga tingkat perceraian yang meningkat sebagai dampak pandemi. Dan yang lebih membuat masyarakat ‘baper’, adalah tradisi bulan Ramadhan yang biasanya digunakan untuk bercengkrama antar anggota keluarga dan masyarakat, pada masa pandemi ini dilarang oleh pemerintah. Bahkan bukan sekedar sholat tarawih yang dilarang dilakukan di masjid, namun sholat wajib 5 waktu pun dilarang berjamaah di masjid. Bagaimana umat islam tidak patah hati? (NP)
Baca juga :





