Lebih lanjut SYL menegaskan produksi padi awal tahun 2021 ini cukup terjamin sesuai dengan target untuk memenuhi kebutuhan beberapa bulan ke depan. Kementan terus fokus meningkatkan produktivitas dan mengamankan harga.
“Selain bantuan bersumber dari dana APBN, Kementan bersama perbankan menyediakan fasilitas kredit usaha rakyat (KUR) untuk meningkatkan produksi dan secara mandiri melakukan pengembangan usaha tani dengan skala ekonomi,” jelasnya.
Sementara iti, Bupati Jombang, Mundjidah Wahab mengaku sangat terbantu dengan hadirnya Gerakan Serab Gabah Petani (GSGP) Kementan. Dengan demikian, ada kepastian pada musim panen raya padi ini petani mendapatkan harga yang menguntungkan dan produksi padi juga terjamin.
“Pemerintah daerah Jombang siap membantu mengawal jalanya serap gabah petani. Bersama Tim GSGP, Bulog, perbankan, TNI, Polisi dan stakeholder lainnya dipastikan panen raya padi awal 2021 ini sukses, harga dan stok beras di Jombang aman,” ujarnya.





