Editor 27 Juli 2022

Kedua, mengetahui fluktuasi/konsistensi dukungan/penolakan terhadap partai politik dan calon anggota legislatif di tingkat Desa/Kelurahan.

Ketiga, mengetahui tingkat loyalitas pemilih terhadap partai politik dan  calon anggota legislatif yang dipilihnya pada Pemilu 2019 dengan saat Monografi Politik dilaksanakan, serta memprediksi perolehan suara pada Pemilu 2024 di tingkat Desa/Kelurahan. Dalam konteks ini Monografi Politik adalah “termometer politik”.

Keempat, mengetahui faktor penyebab dukungan/penolakan terhadap partai politik dan calon anggota legislatif di tingkat Desa/Kelurahan.

Kelima, mengetahui isu/program yang diminati warga di tingkat Desa/Kelurahan. Pada point ini dalil “Kutahu yang kau mau” mutlak ditegakkan, ketimbang bersetia pada dalil “Kutahu yang kumau”. Diksi “Kau” di sini merujuk kepada kalangan pemilih.

Keenam, Sebagai basis data untuk  intervensi program pemenangan pemilu di tingkat Desa/Kelurahan.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*