Editor 18 September 2025

Selain transisi energi, Pemerintah sudah menyusun peta jalan menuju net zero emission. Peta jalan itu mencakup lima pilar strategis yaitu pengembangan energi terbarukan (biofuel), pengembangan energi baru (nuklir, hidrogen, amonia), elektrifikasi (kendaraan listrik, kompor listrik), efisiensi energi, serta Carbon Capture and Storage (CCS) dan reformasi teknologi energi.

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) juga dapat menjadi pusat pertumbuhan industri hijau berbasis teknologi ramah lingkungan. Investasi yang dibutuhkan untuk itu sangat besar, sementara ruang fiskal terbatas, sehingga perlu didorong keterlibatan swasta dan mitra global, seperti melalui Just Energy Transition Partnership (JETP) dan Asia Zero Emission Community (AZEC).

“Menuju Indonesia Emas 2045, kita juga harus siapkan tenaga kerja hijau, di mana targetnya proporsinya naik hingga 3% di tahun 2029. Ini butuh reskilling dan upskilling secara besar-besaran, berbasis kebutuhan industri. Jadi, teknologi semakin affordable dan deliverable, karena itu kita perlu SDA yang tangguh juga,” tutup Menko Airlangga. (*)

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*