Yanuardi menyebut, setelah gagasan tersebut disepakati antara Perpusnas Press dan RPI, ia kemudian membuat panduan penulisan dan mengajak banyak orang ikut serta menuangkan gagasannya. “Awalnya, peserta yang berminat ikut ada lebih 300 orang dalam 2 grup Whatsapp, kemudian yang berhasil mengirimkan karya sebanyak 150 orang,” tambah Dosen Antropologi Universitas Khairun tersebut.
Dalam perjalanannya, sebagai editor Yanuardi Syukur dibantu oleh Dosen IAIN Kudus Anisah Setyaningrum dan Kepala Bidang Pengembangan Bisnis Kementerian BUMN Sitta Rosdaniah. Kolaborasi itu akhirnya selesai dalam buku 4 jilid dwi bahasa, Indonesia dan Inggris.
Buku 1 terdiri dari 2 bab, yakni Bab 1 “Kerja sama Internasional: Diplomasi Tangan di Atas Indonesia dalam Menciptakan Perdamaian Dunia, Meningkatkan Harkat Kemanusiaan dan Menjadi Perantara Terciptanya Ketahanan Global dan Bab 2 berjudul “Transformasi Digital: Literasi, Keamanan, dan Produktivitas di Zaman Baru.” Buku ini ditulis oleh Dubes Bunyan Saptomo dkk.
Buku 2 terdiri dari 3 bab, yakni “Ekosistem Semesta: Memuliakan Bumi, Mengantisipasi Perubahan Iklim dan Membangun Infrastruktur Berkelanjutan Ramah Lingkungan”, “Kesehatan Global: Mengatasi Kekurangan Gizi, Masalah Mental dan Target Ketercapaian Vaksinasi Covid-19”, serta “Sumber Daya Manusia dan Kepemudaan: Menyiapkan Manusia Unggul Kolaboratif dan Anti-Korupsi dalam Memasuki Dunia Kerja.” Buku ini ditulis oleh Sosiolog Dr. Herman Oesman dkk.





