Junta militer mengambil alih pemerintahan setelah Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi memenangkan pemilu. Sekelompok oposisi memprotes hasil Pemilu dan menganggapnya sarat dengan kecurangan. Militer pun menjadikan alasan tersebut untuk menangkap Suu Kyi dan pemimpin partai politik LND.





