Mengacu pada laporan tersebut, Erdogan mencatat bahwa dengan kegiatan aforestasi dan rehabilitasi yang telah mereka lakukan, Turki telah meningkatkan posisinya di peringkat kekayaan hutan dunia menjadi peringkat ke-27.
Pada akhir 2023, sekitar 7 miliar bibit pohon akan ditanam dan 30 persen dari wilayah negara akan ditutupi dengan hutan, ungkap dia.
Turki dilanda kebakaran hutan selama musim panas di provinsi barat daya negara itu, kenang Erdogan, mencatat bahwa mereka dengan cepat menghijaukan kembali kawasan hutan yang terbakar dan mengatakan bertekad untuk menyelesaikan pekerjaan penghijauan dalam waktu satu tahun.





