“Pada tahun 2018, Saya juga menjadi calon Wakil Gubernur. Lembaga Survei tidak pernah menunjukkan hasil yang tinggi, paling banter di sekitar 4 persenan. Tapi nyatanya sampai akhir bisa mendapatkan 28,9 persen, runner-up, walaupun jadi runner-up itu ngak enak”, lanjutnya
Di akhir sesi tanya jawab, Kang Asyik menghimbau seluruh kader PKS di Indonesia, meningkatkan daya gedor dan bekerja maksimal menjelang Pilkada 9 Desember. “Ibarat balapan mobil, ini adalah lap terakhir. Tidak perlu lagi ganti ban apalagi ganti pemain, sebaliknya harus gaspoll, jangan kasih kendor”, tutupnya.





