Armada bantuan kemanusiaan untuk Palestina itu, berangkat dari Kota Marmaris, Turki, pada 14 Mei 2026. Rombongan ini terdiri dari 54 kapal dan awak dari sekitar 70 negara. Sebagaimana dilansir pada berbagai media, dalam rombongan itu terdapat sembilan warga negara Indonesia yang tergabung dalam Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
Empat antaranya merupakan jurnalis, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai Rifan Billah dari Republika, Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo TV, serta jurnalis iNews Heru Rahendro. Mereka dilaporkan ditangkap saat armada berada sekitar 310 mil laut dari Gaza di wilayah perairan internasional sekitar Senin malam (18/05/2026) waktu Jakarta.




