Editor 28 Juni 2025

Celebesupdate.com, Internasional-Pasca perang Iran-Israel, presiden Turkey, Recep Tayyib Erdogan tampak bersemangat meningkatkan pertahanan udaranya. Masalah ini setidaknya telah disinggung presiden yang dikenal vokal terhadap pendudukan Israel di Palestina tersebut selama bentrokan Iran-Israel lewat pertempuran udara. Israel menyerang dengan pesawat tempur. Irang dengan rudal pintar jarak jauh.

Himbauan pertama Erdogan pada 16 Juni 2025 lalu. Ia dengan jelas memerintahkan angkatan bersenjatanya meningkatkan produksi rudal jarak menengah dan jarak jauh untuk kepentingan pertahanan.

“Kami sedang menyusun rencan produksi untuk menambah pasokan rudal jarang menengah dan jauh agar mencapai tingkat yang bisa memberi efek gentar, menyesuaikan situasi saat ini,” jelas Erdogan kepada awak media setelah pertemuan kabinetnya Senin malam, 16 Juni 2025.

Dalam pesannya itu, Erdogan tampak khawatir pada potensi ancaman dari Israel yang mampu menyerang Iran secara jarak jauh menggunakan pesawat tempur. Serangan tersebut menimbulkan kerusakan pada fasilitas nuklir Iran dan membunuh sejumlah pimpinan militer serta warga sipil Iran.

Kekhawatiran Erdogan bukan tanpa alasan. Selama pendudukan Israel di Gaza, Turkey dikenal sebagai salah satu negara yang paling vokal mengkritik Israel. Dan saat ini, kedua negara juga memiliki kepentingan dan tengah bersitegang di Suriah. Himbauan kedua Erdogan kembali ia ulangi setelah kembali dari pertemuan puncak NATO di Deenhag, Belanda.

“Pertahanan udara sekarang tidak dapat hanya mengandalkan S-400. Rakyat kami telah memahami ini dengan lebih jelas beberapa hari terakhir,” ungkapnya merujuk pada konflik Iran-Israel. “Kita perlu membangun sistem pertahanan udara yang berlapis-lapis. Sangat penting memiliki rudal dengan ketinggian berbeda untuk memastikan mereka berfungsi bersama dalam koordinasi,” tambahnya.

Erdogan juga tampak berkaca pada sistem pertahanan Israel yang mampu menangkis sebagian besar rudal Iran, “Kami tengah menggarap sistem gabungan yang disebut Steel Dome. Kami memadukan sistem pertahanan udara multi-ketinggian, sensor, dan sistem peperangan elektronik yang telah dikembangkan di dalam negeri,” pungkasnya.
 

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*