Editor 9 Desember 2025

Yang tergolong belum mampu, umumnya adalah kalangan masyarakat yang tak memiliki tanah garapan dan hanya berprofesi sebagia buruh tani. Dan perbedaan mencolok kehidupan ekonomi ini bisa dilihat dari rumah yang mereka miliki.

Hunian warga di Rumbia sebagian besarnya masih berupa rumah panggung. Tak sedikit, warga menempati rumah jenis itu dari warisan orang tua. Rumah ini sangat memerlukan perawatan dan renovasi berjangka. Namun, karena kehidupan ekonomi pemiliknya yang belum ideal, seringkali kondisi rumahnya sangat memprihatinkan. Tiang-tiang dan dindingnya mulai lapuk. Kadang atapnya juga mulai bocor. Ada yang bahkan mulai miring dan sisinya ditopang dengan bantuan bambu atau balok kayu.

Daeng Manai (50), salah satu warga di Desa Bontomanai yang turut merasakan kondisi ini. Rumah panggungnya yang didirikan sejak puluhan tahun lewat mulai lapuk. Sebagian besar atap-atapnya mulai bocor. Ia sangat ingin memperbaiki rumahnya itu agar lebih layak ditinggali bersama istri dan anak-anaknya. Tapi sayangnya, pendapatannya sebagai buruh tani belum cukup untuk mewujudkan keinginannya tersebut.

Beruntung, Daeng Manai akhirnya terpilih sebagia salah satu peserta bedah rumah yang disalurkan oleh Meity. Saat ditemui di rumahnya, ia mengakui sangat bersyukur dan merasa sangat terbantu oleh perjuangan anggota dewan tersebut.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*