Ziaul Haq yang dikenal aktif di gerakan pemberdayaan menerangkan lebih lanjut, dalam program pemberdayaan pengungsi ini, BSMI Sulsel juga berencana mengembangkan produk-produk olahan dengan meningkatkan keterampilan pengungsi dalam hal tersebut.

“Selain urusan obat obatan dan makanan. Kemanusiaan juga meliputi aspek harapan hidup, memberi rasa bahagia, memberi rasa aman, danĀ memberikan kapasitas kepada korban bencana. Oleh karena itu, BSMI Sulsel berinisiatif mendorong program pemberdayaan di tengah masyarakat pengungsi.” jelas dengan nada optimis.





