Editor 7 Maret 2025

Platform medsos sebagai ruang publik adalah ruang asimilasi dan akulturasi budaya. Namun seringkali, proses tersebut tidak berjalan seimbang dan setara. Dalam konteks masyarakat Indonesia, fenomena ini lebih sering berlaku. Sebagian besar masyarakat Indonesia tampak hanya menjadi objek atau konsumen yang dihegemoni sehingga sangat mudah terpengaruh. Sebagian bahkan  tak sungkan menanggalkan identitasnya dan mengadopsi nilai luar yang terbuka, bebas dan tak kenal nilai agama.

Realitas ini menjadi latar ceramah tarwih dosen politik Universitas Teknologi Sulawesi (UTS), Abdul Chalid, di Masjid Nurul Ilmi, Perumahan Bukit Baruga 2, Maros pada Selasa, 4 Maret 2025, bertepatan malam ke 5 bulan Ramadhan 1446 H.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*