Tentu kita tertampar dengan kasus dugaan penyalahgunaan relasi seperti di Universitas Riau, Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri jakarta, Unsoed (https://news.detik.com/berita/d-5850022/makin-panjang-daftar-kasus-mahasiswi-diduga-dicabuli-di-kampus/1). Ini baru yang terungkap atau akan terungkap, desas desus lainnya bahkan bisa lebih banyak.Korban yang takut untuk speak up atau karena mutual relations masih terjaga meski secara etika bermasalah.
Patuh etika seorang dosen
Mengapa tak membahas mahasiswanya? Penulis memandang bahwa efek kuasa dosen yang besar itulah yang sangat potensial memupuk relasi tak sehat dengan mahasiswanya. Meski senyatanya secara kasuistik akan bisa ditemukan kejadian berkebalikan.
Dosen tentu bukan hanya pendidik atau pengajar yang hanya mentransfer ilmu semata sesuai dengan bidang dan kompetensinya. Lebih dari itu, profil seorang dosen akan menjadi contoh bertutur, bertindak dan berfikir bagi mahasiswanya. Kepribadian terjaga dari dosen bahkan menjadi faktor penentu keberhasilan seorang mahasiswa dari sisi kognitif, afektif dan psikomotoriknya.





