“Karena kalau bukan sekarang, kapan lagi? Kapan waktu terbaik untuk akhirnya mengakui negara Palestina, mengikuti contoh Spanyol, Irlandia, dan Norwegia?” ujar Kasselakis.
Berbicara tentang kunjungannya ke Tepi Barat, di mana dia bertemu dengan para pejabat senior Palestina serta masyarakat, dia mengatakan bahwa dirinya diberikan pengarahan dan gambaran yang menunjukkan kehancuran di Gaza oleh Israel.
“Jadi apa yang seharusnya menjadi hak Israel untuk membela diri melawan Hamas kini menjadi pertumpahan darah, pembantaian tanpa akhir,” kata Kasselakis, sambil menambahkan “dunia Barat, Eropa, Yunani tidak bisa lagi mentolerir apa yang terjadi di Gaza.”
“Eropa harus punya pendapat. Eropa tidak bisa mengikuti teladan Amerika dalam semua perundingannya dengan Israel, Palestina, dan negara-negara Arab. Eropa harus punya sudut pandang, dan sudut pandang serta aktivitasnya harus berpihak pada perdamaian,” tambah dia.





