Namun di balik wataknya yang pemarah, dia tipe orang yang pemurah. Dia pribadi yang ringan tangan, gampang membantu siapa saja. Cara membantunya juga tidak setengah hati. Dia gampang sekali tersentuh hatinya terlebih dari kalangan orang yang memiliki keterbatasan fisik. Dia juga sangat mudah diminta tolongi oleh sahabatnya. Apa saja dia bisa bantu untuk sahabatnya, mulai pikiran, ide, sampai pada keuangan. Sudah tak terhitung dia pinjamkan uang sahabatnya, dan setiap mau mengembalikannya, dia menolak atau mengatakan pakai saja dulu.
Sahabat keduanya memiliki emosi yang sangat terkontrol. Bahkan sahabatnya lupa kapan terakhir dia menunjukkan sikap marah. Salah satu cara jelas menandai kalau dia kurang bekenan terhadap sesuatu, dia hanya menatap sahabatnya sedikit lama, senyum tipis dan setelah itu selesai. Kalau terlibat perdebatan dengan orang, dia mampu berargumen tanpa pernah menunjukkan emosinya. Tipenya juga “good humored”, mudah sekali menyampaikan bahasa yang membuat sahabatnya tertawa.
Namun dari kemampuan emosinya yang selalu terkendali, dia memilki watak yang sangat pelit. Sahabatnya juga lupa kapan terakhir dia berbagi kepada dirinya atau kepada orang lain. Bukan hanya kepada orang lain dia pelit, tetapi bahkan kepada dirinya juga. Bila ingin membeli sesuatu buat dirinya dia menghabiskan waktu untuk berdiskusi dengan sahabatnya, dan ujung-ujungnya tidak jadi dibeli. Setiap membeli sesuatu, selalu dia menunggu kembaliannya, sekecil apa-pun itu.





