Ternyata spririt dari kalimat di atas ada pada kata “pulang kampung.” Pulang kampung mengandung makna kerinduan, rindu bertemu dengan keluarga besar di kampung, rindu bersua dengan teman-teman kecil dulu. Jadi pulang kampung juga mengandung sisi kesejarahan, ingin mengecek jejak- jejak yang tidak terhapus di benak selama tumbuh di kampung. Ingin mengulang kembali masa-masa indah bermain bersama teman-teman sekolah di kampung.
Berbeda maknanya dibanding “pergi dari kampung”. Kata “pergi” di sini bisa mengandung ragam makna. Maknanya bisa biasa-biasa, misalnya pergi karena ada cita-cita besar ingin diraih. Namun yang lebih mungkin, adalah potongan kalimat ini bisa mengandung tanda tanya, ketidaknormalan keadaan. Mengapa dia pergi dari kampung. Apa masalah yang terjadi pada dirinya sampai harus meninggalkan kampung? Dalam konteks kampung ini, kita bisa mengatakan “pulang” lebih diinginkan dibanding “pergi”.





