Baik “pulang kampung” maupun “pulang kerja” terdengar begitu indah karena mengandung kecintaan akan kampung dan rumah. Kampung dan rumah bukan sekadar kembali ke barak penampungan, tetapi di sana menyajikan pertautan, keutuhan, atapun kebersamaan.
Pulang kampung dan pulang kerja adalah “mind” yang selalu tebawa bagi yang pergi, akhirnya menjadi “mindset”. Karenanya, bagi yang pulang kampung atau pulang kerja selalu terkait dengan persiapan diri. Bagi yang mau pulang kampung biasanya punya persiapan tabungan atau mempersiapkan pernak-pernik keberhasilannya. Termasuk yang pulang kerja, paling tidak membawa pulang ole-ole ringan atau makanan sebagai simbol pemenuhan kegembiran anak-anak dan keluarganya.





