Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan RI telah mendapatkan alat bukti yang cukup dan menetapkan 7 Orang Tersangka perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam Tata Kelola Minyak Mentah dan Produk Kilang PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023. Adapun ketujuh tersangka tersebut adalah RS selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, SDS selaku Direktur Feedstock and Product Optimalization PT Kilang Pertamina Internasional, YF selaku Direktur Utama PT Pertamina International Shipping, AP selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional. Tiga tersangka lainnya adalah MKAR selaku Beneficial Owner PT Navigator Khatulistiwa, DW selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT Jenggala Maritim, serta GRJ selaku Komisaris PT Jenggala Maritim dan Direktur Utama PT Orbit Terminal Merak. Kerugian negara yang diakibatkan dalam perkara ini mencapai 193,7 Triliun.
Fenomena penetapan tersangka kasus-kasus korupsi besar yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung belakangan ini menambah harapan publik pada lembaga penegak hukum ini. Kejaksaan terus berkomitmen melakukan penindakan secara tegas dan profesional terhadap setiap kasus korupsi yang ditangani.





