Editor 20 Desember 2020
Oleh: dr. Lili Ratnawati, Sp.OG

Haid adalah hal fitrah yang dialami oleh setiap perempuan. Ia menjadi penanda kondisi baligh. Setiap perempuan baligh akan memiliki pola haid yang khas dan spesifik bagi dirinya. Inilah mengapa mengetahui dan mencatat pola haid sangat penting sebagai dasar penentu pola normal haid dirinya.

Butuh data tiga sampai enam bulan terakhir bahkan lebih dari itu sebagai landasan evaluasi. Semakin banyak data, pola normal haid akan semakin akurat. Contoh seorang yang dapat menentukan siklus panjang dan siklus pendek secara lebih tepat akan lebih akurat dalam memperkirakan masa subur. Juga dapat lebih sensitif dalam menilai bahwa haid yang dialami dalam kondisi terganggu.

Adapun kriteria normal haid secara umum yaitu:

1️⃣ Siklus haid 21 sampai 35 hari (rerata 28 hari).

Siklus haid dihitung mulai dari keluarnya darah haid untuk pertama kali (HPHT) sampai dengan HPHT berikutnya. Siklus haid ini tidak terkadang berbeda beberapa hari tiap bulannya. Jarang ada yang stabil menunjukkan satu siklus saja. Dikenal sebutan siklus pendek dan siklus panjang oleh adanya variasi ini. Dibutuhkan data tiga sampai 6 bulan untuk melihat pola siklus pendek dan panjang.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*