3️⃣ Kondisi darah haid yang keluar.
Darah haid yang keluar normalnya sebanyak 40-80 ml/hari, encer, tidak bergumpal, dan memiliki bau khas darah haid. Tubuh sengaja mengeluarkan zat pencegah penggumpalan darah haid agar darah haid lebih mudah dikeluarkan dari rahim. Rahim cukup berkontraksi wajar darah akan terdorong keluar. Namun, saat darah haid bergumpal akan dibutuhkan kontraksi yang lebih kuat agar darah haid terdorong keluar. Kontraksi rahim yang kuat ini akan terasa sebagai nyeri.
Dilain pihak, kadar zat ini terbatas sehingga apabila terjadi perdarahan yang banyak melebihi kapasitas zat ini maka akan terjadi darah haid yang menggumpal. Darah haid yang bergumpal-gumpal banyak dan besar membutuhkan evaluasi lanjutan untuk menentukan penyebabnya. Suatu catatan bahwa darah haid akan banyak keluar hanya selama dua sampai tiga hari. Kadar sedikit berupa tetesan atau bercak akan mengikuti setelahnya. Darah haid yang secara terus menerus keluar dalam jumlah banyak lebih dari tiga hari membutuhkan evaluasi lebih lanjut.
Warna darah haid pun bervariasi dari hitam, merah, coklat, putih kuning keruh. Perbedaan warna ini ditentukan oleh berapa lama waktu oksidasi darah haid yang terjadi saat kita melihatnya. Saat pertama kali keluar langsung ditengok maka darah haid akan tampak berwarna merah darah segar. Dara
h haid yang tertahan lama di vagina (jalan lahir) atau pada pembalut, atau pada celana akan mengalami proses oksidasi. Warnanya lambat laun berubah menjadi semakin coklat dan berakhir menjadi hitam. Warna putih kekuningan keruh terjadi saat jumlah darah haid cukup sedikit bercampur dengan cairan vagina.





