Editor 2 Juni 2022

Protes itu salah satunya terjadi karena dugaan pelanggaran oleh sejumlah kapal penjaga pantai China terhadap sebuah kapal penelitian kelautan di wilayah perairan teritorial Filipina.

Sebagaimana dikabarkan luas di banyak media online, China menganggu misi riset gabungan milik Filipina di wilayah ZEE mereka.

Sebelumnya Beijing–pusat pemerintahan China–juga mendeklarasikan area larangan penangkapan ikan secara sepihak di wilayah LCS. Atas dasar itu, Kementerian Luar Negeri Filipina memprotes kekerasan dan pelanggaran yurisdiksi yang dilakukan penjaga pantai Beijing.

Pemerhati hubungan internasional, Hidayat Doe mengatakan langkah-langkah yang dilakukan oleh negara-negara Asia Tenggara dalam menghadapi China sejauh ini masih dalam tahap diplomasi damai.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*