
Kualitas kepemimpinan selalu ditentukan oleh proses seleksinya. Demikian pula kualitas anggota legislatif yang dalam sistem demokrasi di Indonesia, dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum. Mirisnya, pada pemilihan 2024, seleksi langsung oleh rakyat ini dinilai sebagai pemilihan anggota legislatif paling burat.
Padahal tahun 2024 boleh dibilang sebagai bersejarah dalam kehidupan berdemokrasi di Indonesia. Sebab, baru kali ini pemilihan legislatif dilakukan secara serentak. Bersamaan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden serta kepala daerah, walau berbeda hari dan bulan.
Mengapa disebut banyak pihak, termasuk para pimpinan partai politik sebagai pemilihan lagislatif paling brutal??





