Editor 12 Juli 2026

Selain aspek keterampilan teknis, program ini juga membekali peserta dengan wawasan dasar mengenai pengemasan produk, perhitungan biaya produksi sederhana, serta strategi pemasaran melalui media sosial dan pasar desa. Harapannya, produk olahan buah tropis yang dihasilkan tidak hanya untuk konsumsi keluarga, tetapi dapat berkembang menjadi usaha rumahan yang berkelanjutan.

Program agroedukasi semacam ini sejalan dengan upaya hilirisasi produk pertanian di tingkat desa. Alih-alih menjual buah mentah dengan harga rendah, warga didorong untuk mengolahnya menjadi produk bernilai tambah tinggi, sehingga fluktuasi harga saat panen raya tidak lagi menjadi ancaman bagi pendapatan keluarga.

Kolaborasi untuk Desa yang Mandiri

Kegiatan PKM ini merupakan wujud nyata peran perguruan tinggi dalam mendekatkan ilmu pengetahuan kepada masyarakat melalui skema pengabdian yang dikoordinasikan oleh DPPM. Sinergi antara akademisi dan penggerak PKK di tingkat desa diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan yang berkelanjutan, tidak berhenti pada satu kali pelatihan, melainkan terus didampingi hingga produk olahan benar-benar siap bersaing di pasar.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*