Editor 13 Desember 2022
Peringkat Indonesia 2020 Global Talent Competitiveness

Selanjutnya, ia juga menyajikan index atau tingkat kualitas sistem merit dalam lembaga pemerintahan di Indonesia, dari tingkat kementerian, lembaga pemerintah non kementerian (LPNK), pemerintah propinsi dan pemerintah kabupaten. Secara umum, pada tingkat kementerian dan LPNK, kualitas sistem merit cenderung baik, sedangkan pada tingkat daerah, baik propinsi maupun kabupaten dan kota dianggap masih kurang baik.

Index sistem merit di Indonesia

Secara umum, pemerintah saat ini memang menjadikan dua faktor, yaitu manajemen talenta ASN dan sistem merit sebagai panglima dalam pembentukan ASN yang bermutu dan profesional. Dan, index profesional ASN ini ditakar berdasarkan kriteria; kualifikasi, kompetensi, kinerja dan disiplin.

Tujuan Manajemen Talenta ASN

Berdasarkan uraian Andika dalam FGD bertema, menjaring dan mengembangkan talent unggul menuju “ready now”, manajemen talenta ASN memiliki tujuan sebagai berikut :

  1. Meningkatkan pencapaian tujuan strategis pembangunan nasional dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
  2. Menemukan dan mempersiapkan talenta terbaik untuk mengisi posisi kunci dan urusan inti organisasi.
  3. Peningkatan profesionalitas jabatan, kompetensi dan kinerja, serta kejelasan dan kepastian karir talenta.
  4. Mewujudkan rencana suksesi yang objektif, terencana, terbuka, tepat waktu dan akuntabel.
  5. Memastikan tersedianya pasokan talenta berdasarkan tujuan strategis, misi dan visi organisasi.
  6. Menyeimbangkan antara pengembangan karir ASN dan kebutuhan instansi.

Sementara itu, manajemen talenta ASN memiliki prinsip ; tepat waktu, terbuka, terencana, objektif, akuntabel, bebas dari intervensi politik, dan bersih dari praktik korupsi, nepotisme dan kolusi.

Tantangan Manajemen Talent ASN

“Tantangan terberat dalam manajemen talenta ASN adalah faktor politis. Di berbagai lembaga pemerintahan, terutama pada tingkat daerah, intervensi politik memang masih kuat dalam tata kelola ASN sehingga mempengaruhi tingkat kompentensi dalam penentuan jenjang karir ASN”, jelas Andika.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*