“Fokus untuk mengembangkan diri di usia berapa? Misal, 40-50 adalah waktu untuk merintis dan memiliki usaha yang menguntungkan. Usia 51, sudah saatnya mewariskan usaha dan nilai-nilai kepada generasi berikutnya.”
“Belajar dan belajar. Berpikir positif. Jujur pada diri sendiri. Kalau hidup harus sesuai dengan kemampuan. Percaya diri dan tahu diri.”
“Memiliki mentor atau pembina. Kehadiran kita harus memberi manfaat bagi orang-orang di sekitar kita, atau di kantor kita. Jangan sering membuat pimpinan “kesel”. Jangan hanya mengandalkan kepintaran. Itu tidak cukup! Pada penjabat tingkat eselon biasa banyak membutuhkan suasana santai sehingga keterampilan dalam masalah entertaint sangat diperlukan.”
“Mendedikasikan diri pada orang tua. Gaji pertama misal, 100 persen diberikan untuk orang tua. Buat kejutan-kejutan yang dapat membahagiakan orang tua.”
Dan, terakhir adalah selalu berdoa dan bertawakkal. Kata Sayyidina Ali Ra. Kalau doa kita diterima Allah SWT maka perbanyak istighfar, karena itu keinginan-keinginan kita kita yang dikabulkan olehNya”, jelas Coach Harun berpanjang lebar. Semoga(*)





