Editor 3 Agustus 2024

Prabowo Subianto terpilih sebagai presiden periode 2024-2029. Ia banyak dikritik karena latar belakangnya sebagai anggota militer di masa Orde Baru. Tapi karena jalan karirnya itu pula ia dikenal tegas, lugas dan memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Hal itu ia buktikan dengan mendirikan partai politik yang bercorak nasionalis.

Terlepas dari kritik dan kesan dari lawan-lawan politiknya. Prabowo tergambar sebagai sosok yang optimis dan tampak memiliki keinginan kuat untuk menyelesaikan masalah bangsa. Dapat disimak dari pidatonya dalam beberapa waktu terakhir. Pidato-pidatonya itu menunjukkan sikap politik dan arah kebijakannya di masa depan. Bahasanya lugas, tegas dan terkesan jujur. Jauh beda dengan gaya pemimpin sebelumnya.

Pada pidato di salah satu acara partai koalisinya di Pilpres misal. Ia tegas dan terbuka menyebut bahwa ia akan memberantas korupsi. Termasuk melawan Narkoba yang telah beredar luas dan merusak di tengah masyarakat kita. Kalimat itu membuncah begitu saja, mengalir secara alami, tanpa ia baca dari teks pidato.

Dalam perspektif komunikais politik, pernyataan-pernyataan seperti itu sangat terkesan jujur. Apa adanya. Sebuah realita yang nyaris tidak pernah ada pada seorang pemimpin sebelumnya. Jika ada, biasanya hanya teks dan bersifat diplomatis.

Nasionalismenya juga sangat menonjol dalam pidatonya itu. Seperti pernyataannya- juga bisa disebut janji, bahwa ia tidak akan membiarkan sepeserpun uang rakyat Indonesia bocor ke luar negeri. Terkesan berlebihan. NamunĀ  cukup memberi optimisme pada kita. Yaa, kata istilah, masih lebih baik politisi yang berjanji, daripada yang tidak sama sekali, hehehe…

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*