Editor 30 Mei 2024

Data lokal menunjukkan bahwa sekitar 25% ibu hamil di Sulawesi Selatan mengalami gejala depresi atau kecemasan. Stigma sosial terhadap gangguan mental masih kuat, sehingga banyak ibu hamil enggan mencari bantuan.

Faktor Resiko Kesehatan Mental Ibu Hamil

Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya kesehatan mental ibu hamil yaitu stres yang dirasakan, dukungan sosial, kekerasan fisik dan seksual, hubungan yang buruk dengan suami dan mertua, status sosial ekonomi, status pekerjaan, kehamilan yang tidak direncanakan, tidur yang tidak mencukupi, ketakutan melahirkan.

Dampak Gangguan Kesehatan Mental Ibu Hamil

Dampak gangguan kesehatan mental ibu hamil terbagi menjadi dampak pada ibu dan bayi. Dampak pada bayi diantaranya,penurunan kualitas tidur, resiko penyakit dimasa depan, masalah sistem saraf pusat, peningkatan kortisol bayi, keterlambatan perkembangan psikomotorik antropometri bayi, kesehatan mental bayi,masalah perkembangan otak, resiko cacat lahir, perubahan metilasi DNA, stunting saat lahir, berat badan lahir rendah, dan reaktivitas emosional.

Dampak pada ibu: durasi menyusui lebih pendek ,keguguran, preeklampsi,depresi post partum, ikatan ibu bayi, kelahiran prematur, kelahiran non-hidup, percobaan bunuh diri, dan komplikasi kehamilan.

Rekomendasi 

  1. Peningkatan Kesadaran dan Edukasi : Kampanye kesadaran tentang pentingnya kesehatan mental selama kehamilan melalui media massa dan komunitas. Pelatihan bagi tenaga kesehatan di puskesmas dan rumah sakit mengenai deteksi dini dan penanganan gangguan mental pada ibu hamil.
  2. Akses terhadap Layanan Kesehatan Mental : Integrasi layanan kesehatan mental dalam program antenatal care di puskesmas dan rumah sakit. Penyediaan layanan konseling dan terapi yang mudah diakses dan terjangkau bagi ibu hamil
  3. Dukungan Sosial dan Ekonomi : Pembentukan kelompok dukungan bagi ibu hamil di setiap kecamatan, yang dapat memberikan dukungan emosional dan informasi.Program bantuan ekonomi untuk keluarga berpenghasilan rendah guna mengurangi tekanan finansial selama kehamilan.
  4. Penelitian dan Pengembangan : Penelitian lebih lanjut tentang prevalensi, faktor risiko, dan dampak gangguan mental pada ibu hamil di Sulawesi Selatan. Pengembangan kebijakan berbasis bukti yang spesifik untuk kondisi lokal di Sulawesi Selatan.(*)

*Penulis  adalah mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin. Dosen Stikes Husada Mandiri Poso, Sulawesi Tengah.

Referensi :

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (2023). “Laporan Kesehatan Tahunan.”

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*