Editor 29 September 2025

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan dan Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI), serta didukung oleh Rumah Zakat. Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan—termasuk pemerintah, akademisi, dunia usaha, organisasi filantropi, masyarakat sipil, dan kelompok disabilitas—untuk merumuskan matriks Rencana Aksi Daerah (RAD) TPB/SDGs Sulawesi Selatan periode 2025–2030.

Kepala Bappelitbangda Provinsi Sulsel, Drs. Muh. Saleh, M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa penyusunan RAD SDGs merupakan dokumen strategis yang akan menjadi pedoman pembangunan daerah lima tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan pendidikan inklusif, serta penguatan ekonomi hijau dan biru. “Prinsip no one left behind harus menjadi roh pembangunan. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa kolaborasi multipihak” ujarnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*