“Sebagai mitra di Komisi XIII, kita dukung Komnas HAM terlibat dalam kasus ini agar para korban mendapat keadilan dan kasus serupa, termasuk di daerah-daerah lain tidak terjadi dan mengorbankan masyarakat,” harapnya.
Serangan terhadap masyarakat Adat Sihaporas dikonfirmasi oleh Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. Sebagaimana telah dilansir di berbagai media online, penyerang disebut datang dengan kendaraan truk. Mereka mengenakan topeng, dan juga mempersenjatai diri dengan parang, tameng, dan tameng rotan.





