Meity menambahkan, nilai-nilai yang termaktub dalam 5 sila Pancasila sangat ideal dan bertujuan mulia. Pertama, ingin menciptakan kehidupan negara yang masyarakatnya beragama dan mengenal Tuhan. Terikat dengan norma agama. Kedua, negara Indonesia menginginkan kehidupan bernegara yang menjunjung nilai-nilai kemanusiaan tanpa membeda-bedakan. Ketiga, Negara denga persatuan yang kuat. “Wajar, negara kita dibangun di atas wilayah kepulauan dan, agama serta etnik yang beragam,” imbuhnya.
Keempat, ungkapnya adalah sebuah negara yang mengedepankan musyawarah tanpa konflik, yaitu kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Dan kelimat, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Artinya, negara ini ingin memperlakukan semua warga negaranya setara dalam segala aspek, termasuk kehidupan ekonomi agar seluruh masyarakat sejahtera.





