Kegigihannya untuk terus melatih kepiawaiannya dalam menciptakan sebuah karya fiksi yang pertama kali dipublikasikan melalui platform Wattpad membuatnya semakin percaya bahwa kelak namanya akan dikenal dan dikenang dengan julukan sebagai penulis penggugah jiwa yang selalu melakukan trobosan-trobosan baru dalam melahirkan karya.
Kata para Yureaders (sebutan untuk penggemar karya-karyanya) yang mendominasi dari kaum hawa menyatakan bahwa Mas Yudi selalu menyuguhkan cerita genre islami yang ringan tapi berkesan dengan menjadikan kisah para pendakwah milenial ke dalam novel fiksi berdasarkan kisah nyata mereka dan menjadi mereka sebagai tokoh utamanya. Karya beliau disanjung oleh beberapa penulis ternama seperti Kang Abik (Habiburrahman El Shirazy novelis nomor satu Indonesia yang menciptakan karya fenomenal Ayat-ayat Cinta) dalam sebuah pertemuannya di acara tv swasta.
Di tahun ini pula, deretan karya beliau akan menduduki rak-rak Gramedia melalui project kolaborasi bersama tokoh publik di antaranya Nadzira Shafah (penulis novel bestseller 172 days) dan Raihan Habib (TikTokers yang namanya melejit karena kontennya yang inspiratif). Ia pun juga dipercayakan untuk menjadi editor novel karya Ustadz Taqy Malik dan istri, Sherel Thalib.





