Editor 16 Februari 2024

محضتُهم ودّي فلمّا أيسروا # كانت بداية أمرهم نسياني

Aku mencintai mereka dengan tulus, dan manakala mereka telah hidup dengan mudah (karena kekuasaannya) ternyata mereka segera melupakanku.

Singkat kata pendek cerita, begitu luar biasa cinta, pengorbanan serta dukungan rakyat kepada kandidat pejabat. Namun, begitu mereka terpilih jadi pejabat serta merta tidak sedikit yang lupa dengan rakyat. Kalau guyonan kalangan santri: dulu sebelum menjabat pada saat kampanye rajin silaturrahmi dan tekun baca ayat Kursi, tetapi begitu dapat ‘kursi’, jadinya lupa ayat.

حسبي من الدنيا صديق ثابت # فرد فكنه و لا احتياج لثاني

Cukuplah bagiku (kini) di dunia ini teman sejati yang kepada selainnya aku tiada memerlukannya lagi.

Berdasarkan pengalaman empiris tersebut maka bisa disarikan bahwa dalam hidup ini, agar kita mau dan mampu mengejawantahkan dua tugas utama nan mulia: ‘Abdullah (mengabdi kepada Allah SWT dengan berbagai ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah) dan Khalifatullah Fil Ardhi (menebar kebermanfaatan bagi semesta sesuai potensi, kapabilitas dan kapasitas yang ada), yang penting adalah memiliki ‘close friend’ untuk bersinergi dalam kebenaran, kebaikan dan kesabaran.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*