“Karna kami butuh dokter untuk penyuluhan, pemeriksaan dan pengobatan, makanya kami kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hasanuddin (UNHAS). Mereka punya RS Gigi dan Mulut Pendidikan UNHAS,” terang Dokter Gigi yang akrab disapa Dokter Ica ini.
“Untuk pengobatan sendiri, kami membutuhkan dental mobile unit. Yang punya itu Rumah Sakit Khusus Daerah Gigi dan Mulut (RSKDGM) yang dimiliki pemerintah Provinsi. Makanya kami jalin kerja sama juga untuk meminjam mobil ini,” sambungnya.
Dr Aisyah yang juga merupakan salah satu dari orang tua santri di VTHQ ini menyampaikan data-data hasil dari pemeriksaan kesehatan ini.
“Total personil yang tergabung ada sekitar 30 orang. Kemudian sebanyak 147 santri telah melakukan skrining. Yang bagus giginya itu sudah aman, kemudian yang butuh perawatan itu yang kami bagi lagi, apakah butuh perawatan tambal atau cabut,” tukasnya.





