Editor 30 Mei 2024

Stigma sosial masih menjadi penghalang besar bagi ibu menyusui di banyak komunitas di Sulawesi Selatan. Menyusui di tempat umum sering kali masih dianggap tabu atau tidak pantas.

Hal ini dapat membatasi mobilitas ibu dan membuat mereka merasa tidak nyaman atau malu saat perlu menyusui di luar rumah, yang pada akhirnya bisa mempersingkat masa menyusui eksklusif yang direkomendasikan.

Pemahaman Keluarga yang Terbatas

Meskipun keluarga bisa menjadi sumber dukungan besar, tidak semua keluarga di Sulawesi Selatan memiliki pemahaman yang cukup tentang cara terbaik mendukung ibu dalam menyusui.

Miskonsepsi tentang menyusui, seperti kepercayaan bahwa formula lebih bergizi dibandingkan ASI atau bahwa menyusui adalah tanggung jawab ibu saja, dapat menghambat dukungan yang efektif dari keluarga. Tanpa dukungan keluarga, upaya menyusui dapat menjadi lebih sulit dan menyebabkan pengalaman yang kurang menyenangkan bagi ibu.

Rekomendasi Kebijakan

Berikut adalah serangkaian rekomendasi kebijakan yang dirancang untuk memperkuat dukungan menyusui bagi ibu primipara di Sulawesi Selatan, mengintegrasikan sumber daya kesehatan dan komunitas secara efektif.

Pelatihan Terpadu untuk Tenaga Kesehatan dan Keluarga

Program ini mengedukasi tenaga kesehatan dan keluarga tentang teknik menyusui yang benar, manfaat kesehatan, dan dukungan emosional bagi ibu.

Program Mentor Menyusui

Melibatkan ibu-ibu berpengalaman sebagai mentor untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, memberikan dukungan praktis dan emosional, meningkatkan keberhasilan menyusui eksklusif.

Kampanye Kesadaran Masyarakat

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*