fira rahman 2 Februari 2024

Jelang musyawarah provinsi Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) yang diagendakan pada 3 Februari 2024, dua nama telah mengaku siap menahkodai lembaga ini.

MJH atau Muhammad Jamil Hamzah, seorang aktivis kemanusiaan yang juga pernah menjabat sebagai Ketua BSMI Maros dan Plt.Ketua BSMI Makassar, mengatakan bahwa struktuk perhimpunan BSMI tidak wajib dipimpin oleh seorang dokter.

Merespon berita dari kabar bahwa ada seorang dokter spesialis yang ingin maju sebagai Ketua BSMI Sulsel, maka MJH dalam hal ini juga mengatakan siap untuk bertarung di musyawarah provinsi BSMI Sulsel sebagai ketua.

Sejalan dengan hal ini, drg. Irwan Setiawan selaku Sekjen BSMI Sulsel menuturkan bahwa di struktur BSMI pusat atau Dewan Pengurus BSMI Nasional, ketuanya juga bukanlah seorang dokter.

“Jadi MJH dalam hal ini sebagai salah seorang pengurus BSMI Sulsel, wakil sekjen BSMI Sulsel menyatakan siap bertarung dalam pemilihan Ketua BSMI Sulsel. Karena punya pengalaman sebagai Ketua BSMI Maros, Plt. Ketua BSMI Makassar, dan Wakil Sekjen BSMI Sulsel”, paparnya.

“Dengan pengalaman itu maka MJH yakin bisa memimpin BSMI cabang-cabang kota/kabupaten di Sulawesi Selatan yang jumlah sekitar 20 cabang”, tutupnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*