“Peran dan tugas ibu semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital. Era ini menciptakan lingkungan yang berbeda dengan beberapa puluh tahun silam.”
“Dalam segala aspek, baik itu sosial, ekonomi, budaya, agama, politik dan berbagai macamnya. Kondisi ini memberikan tantangan baru bagi sosok ibu sebagai madrasah pertama bagi anak di keluarga,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa di era digital, banyak hal mengalami perubahan. Namun paling utama adalah perilaku, atau cara berinteraksi dan berkomunikasi masyarakat global.
“Pergaulan sosial di era digital semakin terbuka, luas, dan bebas. Di dunia daring, setiap orang bisa bergaul dan berjejaring dengan siapapun tanpa dibatasi sekat-sekat negara. Khususnya di kalangan anak-anak muda, atau gen Z,” katanya.





