Editor 22 Desember 2025

Celebeupdate.com, Makassar- Anggota DPR RI, Dr Hj Meity Rahmatia mengucapkan selama hari ibu kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ia mengatakan, hari istimewa yang dirayakan setiap tahun di tanggal 22 Desember ini merupakan simbol peran dan jasa ibu dalam kehidupan.

“Hari ini sebagai penghormatan yang diberikan negara kepada ibu. Tak ada kata-kata yang bisa mewakili untuk mengungkap peran dan  jasa ibu dalam kehidupan kita ini. Dalam sebuah bait lagu anak-anak yang digambarkan sebagai sosok yang selalu memberi, tak pernah mengharap kembali. Pengorbanannya sangat besar, dari mengandung, melahirkan, merawat hingga membimbing dan mendidikan anak-anaknya hingga dewasa. Bahkan kadang, masih ada juga yang urusi cucunya” ungkapnya.

Karena itu, menurut Meity, sudah selayaknya di momen hari ibu, setiap insan merefleksi kembali waktu-waktu kebersamaannya bersama ibu. “Bertanya pada diri sendiri. Apa yang sudah kuberi pada ibuku? Maka yang masih ada ibu atau orang tuanya, beri hadiah terbaik. Apapun itu. Walau itu hanya berupa kalimat-kalimat yang bisa membesarkan hati ibu. Bisa ungkapan cinta, rasa sayang, permohonan maaf, dalam bentuk kecupan, pelukan, dan lainnya. Doakan selalu ibu. Terlebih yang telah tiada, doakan dalam tiap waktu dan sholat,” katanya.

Politisi asal Sulsel yang kini duduk di Komisi XIII DPR RI tersebut juga mengatakan saat ini peran ibu semakin sentral. Terutama dalam konteks kehidupan sosial, budaya dan keagamaan.

“Peran dan tugas ibu semakin penting di tengah perkembangan teknologi digital. Era ini menciptakan lingkungan yang berbeda dengan beberapa puluh tahun silam.”

“Dalam segala aspek, baik itu sosial, ekonomi, budaya, agama, politik dan berbagai macamnya. Kondisi ini memberikan tantangan baru bagi sosok ibu sebagai madrasah pertama bagi anak di keluarga,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa di era digital, banyak hal mengalami perubahan. Namun paling utama adalah perilaku,  atau cara  berinteraksi dan berkomunikasi masyarakat global.

“Pergaulan sosial di era digital semakin terbuka, luas, dan bebas. Di dunia daring, setiap orang bisa bergaul dan berjejaring dengan siapapun tanpa dibatasi sekat-sekat negara. Khususnya di kalangan anak-anak muda, atau gen Z,” katanya.

“Luasnya pergaulan di media sosial membawa banyak dampak. Banyak hal positif tentunya. Seperti jejaring generasi kita lebih luas. Sumber informasi dan referensinya juga semakin banyak. Mudah, murah dan cepat. Jejaring sosial yang luas juga bisa meningkatkan peluang usaha,” imbuhnya.

Tapi, kata Meity, aspek lain juga perlu diperhatikan, bahwa pergaulan sosial adalah dunia yang membentuk mental, pikiran dan perilaku kita.

“Nah, dengan keterbukaan yang dirasakan di era digital, maka sedikit dan banyaknya, anak-anak dan generasi kita akan lebih banyak dibentuk oleh lingkungan digital ini,” jelasnya.

Selama positif maka tak ada soal. Namun, masalah terjadi bisa anak-anak banyak menyerap konten negatif.

“Multiplatform dan informasinya yang melimpah di era digital juga memiliki tantangan seperti informasi bias dan hoaks yang mudah tersebar dalam bentuk massif, akun palsu, penipuan daring, judi online, jaringan Narkoba serta bullying dan kekerasan visual,” ungkapnya.

Yang tak kalah pentingnya, ungkap politisi  Partai Keadilan Sejahtera tersebut adalah ancaman terhadap agama, budaya dan ideologi negara.

“Dalam konteks inilah menurut saya peran seorang ibu semakin dibutuhkan dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak. Para ibu-lah yang bisa melakukan literasi intensif kepada anak di rumah, memberi pengetahuan, mana informasi yang penting, dibutuhkan dan bermanfaat bagi kita, dan mana yang tidak,” jelasnya kepada Celebesupdate.com soal perayaan Hari Ibu, Tanggal 22 Desember 2025.

 

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*