“Multiplatform dan informasinya yang melimpah di era digital juga memiliki tantangan seperti informasi bias dan hoaks yang mudah tersebar dalam bentuk massif, akun palsu, penipuan daring, judi online, jaringan Narkoba serta bullying dan kekerasan visual,” ungkapnya.
Yang tak kalah pentingnya, ungkap politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut adalah ancaman terhadap agama, budaya dan ideologi negara.
“Dalam konteks inilah menurut saya peran seorang ibu semakin dibutuhkan dalam pendidikan dan pembentukan karakter anak. Para ibu-lah yang bisa melakukan literasi intensif kepada anak di rumah, memberi pengetahuan, mana informasi yang penting, dibutuhkan dan bermanfaat bagi kita, dan mana yang tidak,” jelasnya kepada Celebesupdate.com soal perayaan Hari Ibu, Tanggal 22 Desember 2025.





