Oleh karena itu, menurut dosen Ilmu Politik Universitas Teknologi Sulawesi tersebut, pemuda sebagai ujung tombak pembangunan di era modern harus ambil bagian dalam pembangunan manusia ini.
“Anak muda mesti terlibat pada aspek-aspek substantif dari pembangunan manusia ini, yaitu bagaimana meningkatkan kualitasnya. Bukan sekadar kuantitas yang diukur dari angka-angka,” jelasnya. (*)





