Editor 30 Januari 2021

Di era maju saat ini ditambah awan pandemi masih bergelayut, betapa banyak pemilik bisnis besar, menengah, hingga kecil mengeluarkan biaya tak sedikit agar produknya diendorse oleh influencer. Sebab fakta berbicara, menyerahkan produk diulas oleh influencer dengan followers banyak, dirasa paling efektif untuk memperpanjang nafas bisnis. Model pemasarannya paling pas saat ini, dimana medsos dan gadget menjadi kebutuhan prioritas setelah makanan.

Hhmm saya penasaran apa skenario berikutnya yang akan diambil Eiger. Apakah ia tetap meratapi ke-blunderan oknumnya sekalipun telah melayangkan permohonan maaf. Atau menjadikan ini sebagai titik balik, membuat satu gebrakan disaat semua mata melihatnya dan namanya menjadi trending topic di jagad maya..
Minimal mengambil empati publik dan loyalisnya yang sudah terlanjut menggoreskan kalimat “Ahhh tidak mau lagi belanja merk Eiger, kan ada merk bla bla lain.” Atau mengembalikan perasaan youtuber yang telah menyokongnya, namun kini terlanjur sakit hati karena videonya secara tidak langsung ‘dicallai’, dianggap menggunakan resolusi biasa dan pengambilan angle yang tidak ciamik, ditambah bising-bising yang sangat mengganggu. Yah wong wajar aja, orang gak ada perjanjian memang barangnya akan direview secara profesional. Hahahha. Kasih kek beberapa produk yang high quality sebagai permohonan maaf misalnya. Yayayyayaa😜

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*