Editor 20 Oktober 2020

Sperma akan dihasilkan oleh testis (buah zakar) setiap hari lalu disalurkan ke dalam saluran sperma yang panjang dan berliku. Sperma tersebut dilatih untuk bergerak cepat untuk memperoleh kematangan yang dibutuhkan dalam proses fertilisasi.

Fertilisasi adalah proses pembuahan sel telur (ovum). Butuh 72 jam agar sperma memenuhi kriteria jumlah yang cukup dan kematangan yang baik sehingga disebut masuk klasifikasi sperma normal.

Kriteria sperma normal menurut WHO adalah sperma yang saat dikeluarkan minimal memiliki:


-) Volume ejakulasi 1,5 ml
-) Total sperma 39jt/ejakulasi
-) Konsentrasi 15jt/ml
-) Mobilitas 40%
-) Bentuk normal 4%


Kriteria ini dinilai melalui pemeriksaan secara mikroskopik. Sperma normal inilah yang mampu membuat kehamilan terjadi secara spontan atau alamiah secara teori meskipun sel telur (ovum) hanya akan dibuahi oleh satu sel sperma saja. Kehamilan dengan bantuan berupa inseminasi sampai bayi tabung harus dilakukan saat sperma abnormal.

Sperma yang sudah melewati saluran sperma akan bermuara di uretra. Cairan kelenjar reproduksi laki-laki berupa cairan kelenjar prostat dan cairan kelenjar sekitar prostat akan ditambahkan untuk mendukung daya hidup sperma.

Campuran sperma dan cairan dari kelenjar reproduksi laki-laki inilah yang disebut sebagai air mani. Ada kalanya air mani hanya berisikan cairan kelenjar reproduksi tanpa ada sperma. Pada kasus ini, air mani akan ada tetapi saat diperiksa dibawah mikroskop tidak ditemukan sperma. Kondisi ini dikenal sebagai azoosperma.

Berbeda dengan sperma yang harus dilihat memakai mikroskop, air mani dapat dikenali secara mata telanjang. Air mani akan berbau khas. Saat mengenai kain kemudian mengering, kain dengan air mani tersebut akan tampak kaku mengkilap seperti kain yang dicelup kedalam cairan kanji kemudian dikeringkan.

Hal-hal yang perlu dilakukan lelaki agar sistem reproduksinya sehat:
Menjaga kebersihan dengan cebok yang benar dan berkhitan.
Cebok yang benar adalah menggunakan air bersih dengan arah dari pangkal penis menuju ujung penis.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*