Editor 24 Juli 2025

Celebesupdate.com, Makassar-Ketua Departemen Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Hasanuddin, Dr Andi Lukman Irwan, S.IP., M,Si didaulat jadi salah satu narasumber di Sosialisasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia di Makassar, Rabu (23/07/2025).

Akademisi yang dikenal luas di Sulsel tersebut mengulas tentang nilai-nilai dasar Pancasila dan prakteknya dalam kehidupan. Mengawali presentase-nya, Lukman berpuisi. “Narasumber yang hadir semuanya bergelar profesor. Saya belum. Tapi hari ini saya juga akan menjadi prov. Provokator! ” terangnya.

Ia kemudian membaca puisi dengan nada satir.  Lantang di depan hadirin;

Pancasila katanya sakti mandra guna

Unggul dari berbagai ideologi negara-negara di dunia

Umurnya dianggap kekal sepanjang masa

Hingga di negeri ini diperingati tiap tahunnya

Tetapi sayang, pancasila kini terlihat tak lebih dari sekedar kata-kata

#

Pancasila katanya menjunjung asas pemusyawarakatan perwakilan

Demi mewujudkan pemerataan keadilan

Dilandasi semangat persatuan

Ditegakkan atas nama keTuhanan

Tetapi sayang, semuanya kini nampak seperti cerita negeri khayalan

#

Pancasila katanya berharga bagai pusaka

Bagi setiap pemimpin wajib dijadikan senjata

Menyejahterakan dan membela rakyat jelata

Membangun sebuah bangsa makmur sentosa

Tetapi sayang, kebanyakan mereka lebih pintar berpura-pura lupa

Pancasila katanya wajib dibela mati-matian

Tak boleh sedikitpun menerima gugatan

Apalagi jika ada yang berniat menggantikan

Maka taruhan nyawa siap dikorbankan

Tetapi sayang, itu hanya manis dipemikiran, cobalah lihat kenyataan.

#

Lalu jika demikian, dimana pancasila dikekinian ?

Jujur kumenjawab; terpinggirkan oleh zaman, tersudut dilorong-lorong gelap kesunyian, dan mungkin sebentar lagi menjemput kematian

Maka haruskah demikian ?

Silahkan kita semua memberi jawaban.

Usai membaca puisi itu, Lukman mendapat sorak tanda setuju dari seluruh peserta yang merupakan relawan kebajikan Pancasila. Setelah itu, Dosen Ilmu Pemerintahan Fisip Unhas tersebut baru mengulas panjang lebar tentang pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Sebagai penutup, kita perlu meneguhkan kembali peran kita sebagai pelaku perubahan. Pancasila bukan untuk dihafal, tapi untuk dihidupkan. Sebagai relawan Gerakan Kebajikan Pancasila, kita menjadi harapan di tengah kegalauan sosial hari ini. Kemudian, lewat tindakan sederhana seperti menyapa tetangga, membersihkan lingkungan, mendengarkan dengan empati, kita telah menghidupkan Pancasila.cMari bergerak bersama, karena Pancasila hidup ketika kita menjadikannya nyata,” jelasnya.

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*