Titik kunci pada dismenore sekunder ini adalah nyeri haid yang selalu terjadi setiap siklus menstruasi tanpa pengurangan tingkat keparahan bahkan semakin lama intensitas nyeri yang ditimbulkan semakin buruk dan aktivitas tubuh semakin terbatas sampai suatu saat tak dapat beraktivitas sama sekali oleh nyeri haid tersebut. Hal ini perlu evaluasi lebih lanjut agar dapat ditegakkan diagnosis dan mulai terapi yang tepat sesuai diagnosis.
Dismenore sekunder dapat dicurigai terjadi apabila terdapat kondisi seperti dismenore telah terjadi pada siklus pertama atau kedua setelah menarche, pertama kali merasakan dismenore setelah usia 25 tahun, kejadian dismenore lanjut setelah sebelumnya tanpa riwayat nyeri haid, adanya kelainan panggul saat pemeriksaan fisik, infertilitas / mandul, darah haid yang sangat banyak atau siklus haid yang tidak teratur, dispareunia atau nyeri saat senggama, sedikit atau tidak berespon terhadap terapi obat anti nyeri dan atau obat hormonal.
🖍️ Faktor Risiko Dismenore 🖍️
Setelah dibahas dua jenis dismenore diatas maka mari kenali faktor risiko yang berperan dalam dismenore. Adapun faktor risiko dismenore yaitu:
Menstruasi dengan jumlah darah haid berlebihan serta berkepanjangan.
Jumlah darah menstruasi yang berlebihan maupun durasi haid berkepanjangan tersebut akan meningkatkan risiko dismenore. Nyeri biasanya terjadi selama 8-72 jam terkait banyaknya darah menstruasi yang berlebih tersebut. Nyeri pinggang dan paha, nyeri kepala, diare, mual, dan muntah dapat pula terjadi pada kasus ini.
Persalinan. Persalinan menjadi faktor penting yang berpengaruh terhadap penurunan dismenore. Usia.
Pertambahan usia juga berhubungan dengan berkurangnya tingkat keparahan dismenore tapi ada pula penelitian menunjukkan bahwa ada perempuan dengan dismenore tingkat sedang sampai berat yang tetap tidak mengalami perubahan meski umur bertambah.
Nyeri haid yang terjadi lebih dini berhubungan dengan nyeri yang lebih parah. Riwayat keluarga yang mengalami dismenore berhubungan signifikan dengan kenaikan kejadian dismenore.





