Orang yang mampu berempati terhadap orang lain, akan mudah memperoleh hikmah atau pelajaran. Hikmah senantiasa dicari oleh manusia dalam rangka ia menjadi manusia yang lebih baik dimata manusia dan Tuhannya. Ada yang mengatakan, hikmah itu mahal. Karena saking susahnya orang mendapatkan hikmah. Salah satu wujud hikmah adalah kesadaran (awareness) terhadap rahasia Sang Pencipta alam raya, bahwa ternyata diri ini masih lebih beruntung daripada orang yang menerima donasi atau bantuan. Dengan demikian maka seseorang mampu lebih dekat dengan Penciptanya dengan menggunakan sarana apa saja dalam mendekat.
Maka beruntunglah orang yang bisa hadir di tempat-tempat yang butuh bantuan untuk memberi bantuan, karena tentu saja orang tersebut memiliki hati yang lembut. Hati yang dicintai manusia, dan tentu saja hati yang dicintai Sang Khaliq. (NP)





