Namun solusi ini tidak berlangsung lama. Kenapa? Suatu hari Aya mendapati beberapa ATK-nya tidak lagi berada di tempat biasa. Padahal dia sangat membutuhkan barang itu. Sambil nge-dumel, Aya terus mencari barangnya. Karena sudah lelah, akhirnya dia berhenti mencari.
Bukan Aya namanya kalau mudah menyerah. Esok harinya, di meja kerjanya sudah ada sebuah kotak perlengkapan ATK yang dipenuhi berbagai benda. Pensil, pulpen, correction pen, cutter, klip kertas, penjepit kertas, dan embel-embel lainnya. Semuanya berlabel. Tapi kali ini ada plus-nya. Ya, kali ini tindakan pengamanan Aya bukan hanya label, tapi ditambah dengan tali. Semua perlengkapan ATK diberi tali yang ujungnya diikatkan pada kotak perlengkapan. Aha! Gak bakalan ada lagi pulpen yang bisa jalan sendiri.
Apakah dengan begitu semua barang Aya aman? Ternyata tidak juga. Suatu ketika dia mendapati salah satu pulpennya kembali lenyap entah di mana. Setelah dicek, rupanya ada satu tali yang telah putus! Wah, niat banget nih pelakunya. Di kotak perlengkapan itu memang ada gunting. Makanya, gunting itu sekalian saja jadi solusi buat si pelaku.





