Oleh : Desi
Tepat dihari pertama sebuah Surat Keputusan dari Kementerian mengantarku menuju Kota Ainun-Habibie, Parepare. Sekitar 150 kilometer di sebelah utara Kota Makassar. Suasana masih gelap, hujan sebagai rahmat rahimNya, membersamai di setiap perjalanan menuju sudut-sudut kota.
Dari satu kota ke kota lain, dari satu perbatasan ke perbatasan lain.
Sorot lampu jauh kunyalakan ketika samar kulihat mobil pick-up warna putih posisi melintang, menjadikan jalanan 2 ruas hanya bisa dipakai setengah ruas.
Pelan ku kemudikan kendaraan, semakin dekat semakin jelas, bahwa mobil tersebut habis menabrak pohon di pinggir jalan dan bodi mobil terhempas di tengah jalan menghalangi laju kendaraan lain melintas. Jalanan yang tinggal setengah ruas, ternyata masih bisa ku lewati dengan hati-hati.
Aku melanjutkan perjalanan. Namun betapa terhenyaknya aku, ketika kulihat beberapa orang mulai berlarian menuju mobil pick up tersebut, Aku yang sudah lewat seratusan meter baru konek. Waduw??? Itu berarti kecelakaannya barusan terjadi?






Fiiamanillah bu desi. Perlu diagendakan lagi kayaknya ketemuan di pare nih ☺️
yuk..meet up di reza cafe lagi…